17 September 2013

MERANTAU - MOBILITAS KERUANGAN

Ada sebuah syair menarik dari Imam Syafii, hujjatul Islam.


Orang berilmu dan beradab tidak diam di kampong halaman

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan

Berlelah-lelahlah manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang


Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan

Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang


Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa

Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran


Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam

Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang


Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang

Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa

Jika di dalam hutan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar