29 April 2011

"Jernihnya Sunyi"


‎"Jernihnya Sunyi"

Mendengarkan kesunyian lebih sulit dari keriuhan.
Karena dalam kesunyian, suara lebih bermakna di tengah bunyi gerak alam.

Menyaksikan kesunyian lebih sulit dari kemeriahan.
Karena pada kesunyian, pesona alam atau sosok dia, akan lebih detail tercermati.

Dalam sunyi, pilihan tindakan yang kompleks akan lebih akurat ditentukan.
Dalam sunyi, sesuatu yang disepelekan akan lebih mudah disadari sisi pentingnya.

Kesunyian akan semakin garing dirasakan, pada mereka yang merasa sepi.
Kesunyian akan semakin mencekam dirasakan, oleh mereka yang selalu khawatir.

Dalam kesunyian, peralihan waktu semakin terhitung perjalanannya.
Dalam kesunyian, pergumulan hidup pada tubuh lebih terasakan.

Kesunyian selalu dikuatirkan sebagai pengasingan oleh mereka yang biasa di keramaian.
Kesunyian selalu dirasa sebagai derita oleh mereka yang biasa mendapat banyak perhatian.

Mengelola kesunyian dalam gelap, melahirkan inspirasi.
Mengelola kesunyian dalam terang, mendorong kebangkitan semangat.

Pada akhirnya dalam berkesunyian, akan menggoda kita untuk semakin jujur.
Dalam berkesunyian, semakin jernih kita memilah antara sebab dan akibat.
Dalam berkesunyian, semakin jernih kita memilah antara arah dan sasaran.
Namun tidak sepatutnya kita berlama-lama, di dalam berkesunyian.

Oleh : Cak Yono

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar