10 Agustus 2011

Investasi Pendidikan, Bagaimana Sebaiknya?

Investasi Pendidikan, Bagaimana Sebaiknya?
Oleh: Betti Alisjahbana
Banyak pembaca yang mengajukan pertanyaan seputar cara terbaik dalam mempersiapkan dana pendidikan anak. Tepatkah investasi pendidikan dalam bentuk logam mulia? Apakah sebaiknya masing-masing anak dibuat satu rekening? Apakah tepat menginvestasikan dana pendidikan anak dalam bentuk saham? Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak memang salah satu tanggung jawab terpenting dari orang tua dan biayanya semakin lama semakin mahal, karenanya merencanakannya sejak dini sangat dianjurkan.

Artikel ini saya tulis untuk membahas berbagai alternatif investasi untuk mempersiapkan dana pendidikan. Pembahasan mencakup perkiraan hasil investasi, jangka waktu yang disarankan dan faktor positif dan negatifnya. Harapan saya, pembahasan masing-masing alternatif ini bisa membantu Anda untuk memilih investasi yang paling tepat untuk persiapan dana pendidikan anak-anak Anda.

Di dalam menulis artikel ini, saya asumsikan Anda sudah melakukan analisa umur masing-masing anak Anda, kapan dana pendidikan akan dibutuhkan untuk masing-masing Anak dan dalam jumlah berapa. Melalui analisa ini Anda akan mendapatkan informasi tentang jangka waktu investasi, berapa uang yang perlu Anda sisihkan tiap bulan dan target hasil investasi pertahun yang perlu Anda dapatkan agar pada waktu dibutuhkan, hasil investasi Anda akan cukup untuk mendanai pendidikan anak-anak Anda. Informasi lain yang juga penting adalah apakah Anda satu-satunya sumber penghasilan dalam keluarga, atau ada anggota keluarga yang lain yang juga menghasilkan uang , sehingga resiko kehilangan penghasilan yang perlu diperhitungkan menjadi lebih kecil.

Tabungan dan Deposito

Tabungan dan deposito paling sering dipilih oleh para orang tua karena paling mudah dimengerti, dan tidak ada resiko berkurangnya nilai pokok investasi. Namun demikian tabungan dan deposito memberikan hasil investasi pertahun yang sangat rendah, yaitu antara 4.5 % - 9 %. Angka ini pun masih harus dipotong pajak. Hasil investasi pertahun dari tabungan dan deposito ada dibawah nilai inflasi yang saat ini ada di tingkat 11 %, sehingga meskipun nilai pokok investasi tidak berkurang, namun nilai riil ( daya beli) dari dana yang diinvestasikan terus menurun dengan berjalannya waktu.

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah resiko kehilangan penghasilan, misalnya karena sumber penghasil uang dalam keluarga meninggal atau di PHK. Itu sebabnya asuransi menjadi komponen yang penting dalam mempersiapkan dana pendidikan bagi anak. Besarnya nilai pertanggungan akan lebih besar apalagi bila Anda adalah satu-satunya penghasil uang dalam keluarga.

Emas

Investasi dalam bentuk emas memiliki beberapa keuntungan. Emas adalah bentuk mata uang yang berlaku universal dimanapun dan nilainya meningkat sejalan dengan meningkatnya inflasi. Semakin tinggi inflasi, maka semakin tinggi pula harga emas. Emas mudah di perjual belikan dan adalah bentuk investasi yang resikonya paling rendah. Namun demikian, dalam keadaan normal dimana tingkat inflasi rendah, rupiah kuat terhadap dolar dan tidak ada kerusuhan, emas memberikan hasil investasi yang rendah, karenanya emas lebih cocok sebagai jaring pengaman. Anda perlu mengkombinasikannya dengan investasi lain agar bisa memberikan hasil investasi yang lebih tinggi sehingga cukup untuk membiayai pendidikan anak-anak Anda kelak.

Asuransi Pendidikan

Pada asuransi pendidikan, Anda membayar premi dengan jumlah tertentu (bisa setiap bulan, tiga bulan, enam atau 12 bulan), dan ketika anak Anda masuk ke jenjang-jenjang pendidikan tertentu (biasanya dimulai dari SD, lalu SMP, SMU dan Perguruan Tinggi), Anda akan mendapatkan jumlah dana pendidikan yang besarnya bervariasi.

Kelebihan asuransi pendidikan, bila Anda meninggal dunia, maka jumlah dana pendidikan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi tetap akan diberikan, walaupun Anda tidak lagi membayar premi. Kelemahannya, hasil investasinya rendah, biasanya lebih kecil atau sama dengan tabungan di bank.

Properti
Apabila dana Anda cukup banyak, menginvestasikan dana pendidikan anak anda dalam bentuk properti merupakan alternatif yang menarik. Properti memberikan hasil investasi yang cukup tinggi yang dihasilkan dari kenaikan nilai tanah/bangunan dan hasil sewa yang diperoleh dari properti tersebut. Dalam ilustrasi yang saya berikan pada artikel saya terdahulu berjudul “Investasi Properti Semakin Memikat”, yang bisa di baca di http://www.qbheadlines.com/investment.php?cat=9&id=53 saya mendapatkan hasil investasi pertahun sebesar 27.7 % dari investasi apartemen saya.

Namun demikian, properti merupakan investasi jangka panjang dan makan waktu untuk menjual properti, karenanya untuk dana pendidikan, investasi properti akan cocok apabila uang pendidikannya anda butuhkan masih lama, paling tidak sepuluh tahun lagi.

Reksa Dana

Reksa dana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek seperti deposito, SBI, Obligasi dan saham oleh manajer investasi.

Secara umum terdapat 4 jenis reksa dana yang masing-masing mempunyai karakteristik tingkat resiko, tingkat hasil investasi dan jangka waktu investasi tersendiri. Dibawah ini saya berikan ilustrasi portfolio saya yang menggambarkan karakteristik tersebut. Investasi untuk pendidikan anak, masuk dalam kategori investasi menengah dan jangka panjang, karenanya reksadana pendapatan tetap, campuran dan saham bisa menjadi pilihan. Artikel saya berjudul Memilih Reksa Dana Yang Tepat Untuk Anda di http://www.qbheadlines.com/investment.php?cat=9&id=95 dapat menjadi panduan untuk memilih reksa dana.





* catatan : Obligasi ORI 002 adalah produk obligasi retail pemerintah, bukan reksa dana

Properti, Reksa Dana Campuran dan Reksa Dana Saham merupakan produk investasi jangka panjang yang memberikan potensi tingkat hasil investasi yang tinggi dengan resiko sedang dan tinggi. Investasi jenis ini cocok untuk persiapan dana pendidikan anak-anak Anda, dengan catatan dana tidak akan dibutuhkan dalam waktu dekat. Juga jenis investasi ini tidak mengandung unsur asuransi, karenanya saya sarankan Anda mengambil paket asuransi jiwa secara terpisah.

Semoga pembahasan berbagai alternatif investasi di atas beserta kelebihan dan kekurangannya bisa membantu Anda didalam menentukan jenis investasi yang paling tepat bagi Anda didalam mempersiapkan dana pendidikan masing-masing anak Anda sesuai dengan jangka waktu dan jumlah dana yang di butuhkan.

Selamat mempersiapkan dana pendidikan Anak.SUMBER BETTI ALISJAHBANA
SMA MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar