20 Oktober 2012

Karakter Entrepreneur

Seberapa Besar Karakter Entrepreneur Anda
Bagaimanapun, untuk menjadi entrepreneur, tak cukup memiliki pengetahuan tentang bisnis. Karakter atau jiwa entrepreneur juga sangat dibutuhkan. Inilah yang menjadi inspirasi para pebisnis.
Karena itu penting sekali mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri Anda sendiri untuk mengetahui seberapa besar karakter entrepreneur Anda.
Berapa besar komitmen Anda?
Seorang entrepreneur sukses memiliki komitmen yang besar terhadap bisnisnya. Mudah dipahami memang, tapi sulit dalam prakteknya.

Jika Anda masih berangan-angan memiliki bisnis sendiri dan belum memulainya, barangkali Anda mesti memperkuat komitmen Anda dan siap dengan segala resikonya. Bagaimanapun, tak satupun bisnis di dunia ini yang aman dari resiko. Walau begitu, resiko juga bisa di manajemen bukan?
Apakah gelas Anda setengah penuh atau setengah kosong?
Tidak semua orang optimis adalah entrepreneur, tetapi hampir semua entrepreneur adalah orang-orang optimis. Setiap entrepreneur biasanya memiliki kemampuan melihat kesempatan positif dari suatu tantangan situasi.

Tanpa keyakinan optimistis, maka akan sulit memotivasi karyawan, bertahan pada masa-masa sulit dan mengembangkan bisnis.
Apakah Anda senang membuat keputusan?
Keputusan berarti komitmen. Keputusan yang salah bisa mengarah pada masalah dan menghilangkan rasa hormat dari suatu kelompok.

Memiliki sebuah bisnis - khususnya yang modalnya tidak besar-berarti harus siap membuat keputusan dengan market research terbatas dan informasi yang kurang lengkap. Nah, kira-kira apakah Anda senang membuat keputusan-keputusan demikian?
Apakah Anda memiliki uang untuk membuat cita-cita bisnis Anda terwujud?
Jangan berhenti dulu dari pekerjaan sehari-hari, sampai Anda memiliki modal yang cukup untuk kelangsungan bisnis.

Memenuhi kebutuhan keuangan untuk bisnis tidaklah mudah dan perlu pengorbanan pribadi apakah itu dari tabungan, pinjaman bank, dll. Anda juga harus siap jika ternyata ada yang tidak berjalan sesuai rencana.

Nah, apakah Anda sanggup menyokong kelangsungan business plan agar bisnis Anda tetap bertahan?
Apakah Anda senang menjual?
Dalam bisnis, penjualan adalah bagian alami dari segala pekerjaan bahkan jika mereka tidak pernah bekerja di bidang penjualan sekalipun.

Sebagai seorang entrepreneur, pekerjaan Anda adalah ‘menjual’. Menjual produk Anda, visi perusahaan dan diri Anda sendiri.

Dan harus melakukan ini setiap hari, dalam setiap waktu. Jika Anda menikmatinya, Anda memang seorang entrepreneur sejati.

Jika Anda menjawab YA pada sebagian besar pertanyaan-pertanyaan di atas, berarti Anda memiliki karakter entrepreneur dan siap untuk memiliki bisnis sendiri.

Tetapi jika sebagian besar jawabannya adalah TIDAK, sebaiknya pertimbangkan untuk menggaet partner bisnis untuk membantu membuat rencana bisnis Anda menjadi kenyataan


9 Langkah Mengaktifkan Semangat Entrepreneurial
Bisnis telah berjalan. Anda memiliki beberapa pegawai andal. Tapi di tengah jalan, masalah demi masalah berdatangan hingga membuat Anda kewalahan. Semangat meraih sukses yang semula menggebupun luntur dalam sekejab. Pernahkah Anda merasakannya? Jangan khawatir, kondisi itu lumrah terjadi dalam dunia bisnis. Tapi jangan sampai berlarut-larut. Segera ambil tindakan.
Sulit memang menghembuskan nafas semangat sesegera mungkin dalam benak kita setelah terjatuh. Tapi bukan berarti mustahil untuk dilakukan. Bila terbiasa mengaktifkan semangatentrepreneurial setiap hari, hal itu akan lebih mudah dilakukan. Tapi, bagaimana caranya Berikut ulasannya yang terbagi menjadi 3 tahapan


Ketika Menjadi Entrepreneur Pemula
Percaya diri dan tetap pada keyakinan. Jika memilih jalan entrepreneurial, Anda harus berpegang teguh pada keyakinan tersebut dan sebisa mungkin tidak mengubahnya meski sedang berada dalam kondisi yang tak menguntungkan. Jangan sampai kehilangan harapan.
Lakukan inovasi secara konstan. Entrepreneur sukses jarang yang hanya menciptakan satu produk inovatif, tapi sebaliknya, mereka berkarya dan berinovasi secara konstan. Ide inovatif itu memang takkan timbul setiap kali mencipta, dalam pelaksanaannya ide kurang menguntungkan juga bermunculan. Meski demikian, tetaplah berusaha dan jangan mudah menyerah.
Bergerak cepat. Inovator yang sukses akan mencipta dengan cepat sebab mereka tahu waktu sangat berharga. Anda mungkin memiliki ide senilai jutaan dolar tapi jika tak segera diterapkan ide itu takkan mungkin berharga lagi buat Anda. Kompetitor bisa saja mengimplementasikannya terlebih dahulu.


Ketika Mendorong Terciptanya Inovasi dalam Perusahaan
Memberi penghargaan. Ciptakan lingkungan kerja di mana pegawai yang berbakat dan beride cemerlang bisa memeroleh promosi tanpa harus mengindahkan usia, pengalaman atau jabatan. Hal ini tak hanya akan menciptakan lingkungan kerja yang sehat tapi juga dapat mendorong pegawai agar bisa lebih berpartisipasi menjalankan visi perusahaan.
Adakan tukar pendapat. Mengadakan brainstorming dengan pegawai merupakan cara tercepat untuk memeroleh ide terbaik. menciptakan teknik Brainstorm Prioritization Technique di perusahaan dengan beberapa proses di dalamnya yaitu mendefinisikan serta mempertajam tujuan, mendorong arus brainstorming, mengklarifikasi ide dan terakhir membiarkan anggota tim memilih ide yang dianggap terbaik.
Menjadi panutan. Sebagai pemimpin, Anda harus bisa menjadi panutan bagi para karyawan. Jika tak bisa menciptakan ide inovatif, Anda akan kesulitan memeroleh tim yang juga inovatif.


Ketika Mempekerjakan Inovator
Cegah pertanyaan umum. . Untuk mengukur kepercayaan diri calon pekerja, bertanya padanya, “Apakah Anda cerdas?” Reaksi yang ditimbulkan dari pertanyaan itulah jawaban yang sebenarnya.
Jangan langsung menyingkirkan pembangkang.
Lihat sejarah karirnya. Langkah ini bisa menjadi pertanda baik bahwa Anda mempekerjakan orang yang benar-benar tepat.


Perbedaan Entrepreneurship dan Usaha Kecil
Kewirausahaan adalah proses menciptakan sesuatu nilai yang berbeda dengan mencurahkan waktu dan upaya yang diperlukan, memikul resiko-resiko finansial, psikis dan sosial yang menyertai serta menerima penghargaan dan kepuasan pribadi.

Pada entrepreneurship terdapat 3 tema penting yang dapat diidentifikasi:
Pursuit of Opportunities
Entrepreneurship adalah berkenaan dengan mengejar kecenderungan dan perubahan-perubahan lingkungan yang orang lain tidak melihat dan memperhatikannya.
Innovation
Entrepreneurship mencakup perubahan perombakan, pergantian bentuk, dan memperkenalkan pendekatan-pendekatan baru, yaitu produk baru atau cara baru dalam melakukan bisnis.
Growth
Pasca entrepreneur mengejar perumbuhanm mereka tidak puas dengan tetap kecil atau tetap dengan ukuran yang sama. Entrepreneur menginginkan bisnisnya tumbuh dan bekerja keras untuk meraih pertumbuhan sambil secara berkelanjutan mencari kecenderungan dan terus melakukan innovasi produk dan pendekatan baru.



Banyak orang menggunakan istilah entrepreneur dan pemilik usaha kecil bersamaan. Meskipun mungkin memiliki banyak kesamaan, ada perbedaan signifikan antara keduanya, dalam hal:
Jumlah kekayaan yang tercipta
Entrepreneurship menciptakan kekayaan secara substansial, bukan sekedar arus pendapatan yang menggantikan upah tradisional.
Kecepatan mendapatkan kekayaan
Sementara bisnis kecil yang sukses dapat menciptakan keuntungan dalam jangka waktu yang panjang, entrepreneur menciptakan kekayaan dalam waktu lebih singkat, misalnya 5 tahun.
Resiko
Resiko usaha entrepreneur tinggi; dengan insentif keuntungan pasti, banyak entrepreneur akan mengejar ide dan kesempatan yang akan mudah lepas.
Inovasi
Entrepreneurship melibatkan inovasi substansial melebihi usaha kecil. Inovasi ini menciptakan keunggulan kompetitif yang menghasilkan kemakmuran. Inovasi bisa dari produk atau jasa itu sendiri, atau dalam proses bisnis yang digunakan untuk menciptakan produk atau jasa.


Menurut Peggy & Charles; Entrepreneur harus memiliki 4 unsur pokok:
Kemampuan (IQ & Skill)
- Membaca peluang
- Berinovasi
- Mengelola
- Menjual
Keberanian (EQ & Mental)
- Mengatasi ketakutan
- Mengendalikan resiko
- Keluar dari zona kenyamanan
Keteguhan Hati (Motivasi Diri)
- Persistence (ulet), pantang menyerah
- Determinasi (teguh dalam keyakinan)
- Kekuatan akan pikiran (power of mind) bahwa Anda juga bisa
Kreativitas
Mencari peluang (experience)

Sedangkan hal-hal yang harus dimiliki Entrepreneur:
Informasi (information)
Pengetahuan (knowledge)
Kemampuan (skill)
Pengalaman (experience)
Jaringan (networking)
Sumber yang ada (source)
Uang, bakat, lingkungan, keluarga, dll
Waktu (time)
Masa depan dan kesempatan (future & opportunity)


Motivasi Untuk para Entrepreneur muda
Menjadi entrepreneur adalah sebuah pilihan. pilihan yang kadang kala memang tidak masuk akal namun bisa menimbulkan kecanduan bagi yang sudah merasa menguasai medanya dan tahu kira-kira rintangan apa yang bakal dihadapi. maka kita harus selalu istiqomah tidak bisa di sini coba lagi… dan banyak-banyaklah diskusi dengan orang yang ahli di bidangnya.
Oke. langsung saja saya mulai tulis kumpulan kata kata mutiaranya
“everyting is possible with inspiration and hard working”
(semuanya itu mungkin dengan sedikit inspirasi dan kerja keras)
kekayaan adalah produk dari kapasitas pemikiran manusia (amy Rand)
orang dengan ide baru adalah orang aneh sampai ide itu berhasil (Mark Twain)
Berani merupakan modal awal dari para entrepreneur
Andai kita berani mencoba, dan kita lebih tekun dan ulet, maka pasti kegagalan tak pernah ada.
Berani merantau. keberanian merantau, membangun percaya diri dan kemandirian.


Berani gagal hanya orang yang berani gagal total akan meraih keberhasilan total.


Berani sukses. seberapa besar rejeki yang kita inginkan itu sama dengan seberapa besar kita berani mengambil risiko.


Berani Berbeda. siap siaplah jika diejek oleh teman-teman anda karaena suatu saat mereka akan mengerti dan menyesali perbuatan mereka. Pengusaha swasta memainkan peran lebih besar dalam perekonomian dunia. Pengusaha kecil telah merampas multi miliaran dollar dari bisnis besar (John Naisbit)


Manfaatkan kepintaran orang lain
pengusaha itu bukan orang yang pintar,tetapi pintar cari orang pintar.ketika anda mempekerjakan orang yang lebih pintar daripada anda, maka anda membuktikan bahwa anda lebih pintar dari mereka. (R.H. Grand)
Jangan mau seumur hidup gajian
bagaimana jika suatu saat perusahan tempat anda bekerja menjadi bangkrut? siapakah yang akan menggaji anda? naluri manusia selau berkata kurang apabila sudah menerima angka tertentu jika anda selalu merasa demikian jadilah pengusaha jangan pekerja.
Jadilah Pemimpin untuk diri anda sendiri
sebelum memimpin orang lain alangkah lebih baik jika kita mulai memimpin diri sendiri merencanakan sendiri target sukses anda, mengarungi alam ide perwujudanya. rasakan’indahnya memperoleh dampak tetes keringan kreativitas anda bukan atas instruksi siapapun
Bekerja keras
kerja keras tentunya salah satu faktor untuk memperoleh kesuksesan kemudain didukung juga oleh ketekunan.
Fokus
pada jarak tertentu lensa cembung dapat membakar permukaan jika dikenakan cahaya matahari. tahukah anda, apa rahasia nomor satu sukses? prioritas. (Hellen Gurley brown)
Kreativitas tanpa henti
Kalau Anda berani tampil beda, berarti anda berjiwa entrepreneur. Kemampuan kreatif itu terdistribusi hampir secara universal kepada seluruh umat manusia. Kreativitas bak sebuah mata air’jangan biartkan sumbernya mengering.Agar tetap mengalir, gali terus agar “mata air kreativitas” kita tetap mengalir. (raudsepp, peneliti dari princetow research Inc.)
Dapat menguasai Emosi
mengedepankan emosi dalam bisnis itu adalah mutlak. semakin berkembang bisnis kita, maka semakin besar emosi yang diperlukan. Emosi adalah sesuatu yang punya makna penting bagi perusahaan. Emosi adalah pengorganisasi yang hebatdalam bidang pikiran dan perbuatan. Dan meskipun demikian, emosi tidak dapat dipisahkan dari penalaran dan rasionalitas. (josh Hammond)


Cerita sukses tak selalu bermula dari ide besar
Cerita sukses tak selalu bermula dari ide besar. Banyak sukses yang justru lahir dari gagasan sepele. Ada juga yang menangguk untung besar lantaran kelihaiannya mengadopsi dan meniru temuan orang lain. Tetapi tak sedikit juga yang meraih sukses karena keberaniannya menanggung risiko dan kreativitasnya dalam melakukan inovasi terhadap sesuatu yang sudah ada

Emily Ross & Angus Holland mengisahkan hal ini cukup menarik. Ia juga memilah-milah kisah sukses atas dasar sejarah dan kecenderungannya, sehingga mempermudah pembaca untuk memahami. Sebagai contoh adalah kisah-kisah sukses yang diraih karena kekuatan adaptasi modelnya. Ross & Holland menyebutkan Starbucks yang berevolusi dari hanya sebuah toko penjual biji kopi, dan Coca Cola yang berjaya setelah dikemas dalam botol

Keberanian mengambil risiko oleh para kreator dan inovator juga menjadi kisah tersendiri. Keberhasilan Apple menjadi salah satu contoh besarnya. Sang penemu, Steve Wozniak, sempat ditolak ketika mengajukannya ke Hewlett-Packard (HP). Ia kemudian menyodorkannya kepada Steve Jobs yang kemudian menjadi mitranya. Dengan modal uang dari hasil menjual mobil VW milik Wozniak dan kalkulator HP milik Jobs, mereka membiayai desain pertama Apple saat Jobs berusia 21 tahun dan Wozniak lima tahun lebih tua. Siapa sangka kalau kini Apple menjelma menjadi sebuah usaha besar di dunia

Sementara itu banyak juga sukses besaryang bermula dari gagasan sepele. Liquid Paper adalah salah satu contohnya. Produk ini bermula dari kebingungan sang penemunya, Bette Graham. Saat itu, seorang ibu yang bekerja sebagai sekretaris ini kerap stres lantaran pekerjaannya dalam mengetik. Bayangkan, bagaimana pusingnya dia ketika harus membuat hasil ketikannya rapi dan bersih, sementara ketikannya kerap salah
Suatu ketika tanpa sengaja dia melihat seorang tukang cat tengah mengecat. Tukang cat itu ternyata tak sengaja menodai hasil kerjanya. Untuk membersihkannya, pengecat itu kemudian menimpa noda itu dengan cat putih


Dari situ, Graham terpikir untuk melakukan hal serupa. Dia mencoba menggunakan cat tempera putih berbahan dasar air dan kuas tipis untuk menutup kesalahan ketiknya. Ternyata berhasil. Pada tahun 1957 ketika teman-temannya mengetahui hal ini, Graham mulai mengomersialkan, hingga mampu menjual sekitar 100 botol per bulan. Hebatnya, 15 tahun kemudian, perusahaan yang didirikan berhasil menjual sedikitnya lima juta botol per tahun


Yang tak kalah menarik adalah sukses besar yang terjadi karena kecerdikannya dalam mengadopsi ide orang lain. Contohnya Dietrich Mateschitz yang mengubah tonik menyehatkan asal Thailand, si kerbau air merah alias Krating Daeng, menjadi manis dan berbuih yang cocok untuk orang-orang Austria. Ia lantas mengemasnya lebih menarik dalam kaleng ramping, dan memberinya merek Red Bull. Dengan klaim sebagai ‘minuman cerdas’ yang mampu meningkatkan kinerja seseorang, Red Bull menangguk sukses besar. Pada tahun 2006, penjualannya mencapai 3,5 miliar dolar AS, dan kini diperkirakan jauh melebihi angka itu

Sukses juga bisa terjadi pada seseorang yang memiliki kemampuan berinovasi dan melakukan eksekusi lebih baik terhadap ide yang sudah ada. Michael Dell adalah salah satu contohnya. Ia berhasil menembus industri yang memuja inovasi tanpa membuat inovasi dengan tangannya sendiri. Dia mulai membangun komputer rakitan di kamar kosnya dan menjualnya dengan harga relatif murah melalui pos. Kini, siapa tak kenal komputer Dell?

Langkah sama terjadi pada Sergey Brin dan Larry Page. Ia melakukan inovasi yang serupa, sehingga Google-nya kini sukses menyaingi mesin pencari yang lebih dulu ada, seperti Yahoo!, Alta Vista, dan Lycos

Dalam buku ini juga diungkapkan tentang para penemu yang kurang beruntung. Sebaliknya keuntungan justru dinikmati orang lain. Salah satu contoh adalah Coco Chanel. Ketika parfum pada umumnya dibuat dengan satu jenis bunga, Coco menemukan ramuan parfum yang luar biasa: hasil perpaduan beberapa jenis bunga yang kemudian menghasilkan Chanel No. 5. Tapi sayang, akibat kesulitan modal, Coco haus berkongsi dengan keluarga Pierre Wertheimer, yang mempunyai infrastruktur untuk memproduksi parfum berskala besar. Hasilnya? Keluarga Wertheimer yang justru menikmati kekayaan, bahkan hingga cucunya yang sekarang


Didik Anak Berjiwa Entrepreneur Sejak Kecil
Tak mudah untuk memiliki mental seorang entrepreneur. Memiliki jiwa entrepreneur berarti mendorong adanya mental yang mandiri, kreatif, inovatif, bertanggung jawab, dan tak mudah menyerah seperti layaknya seorang wirausaha ketika memulai usahanya dari bawah. Alangkah baiknya jika sifat-sifat ini telah ditanamkan pada anak sejak dini, untuk membantu mereka sukses menjalani seluruh kehidupannya.
"Bagi saya entepreneur itu bukan sekadar seseorang yang berwirausaha, tapi lebih kepada sifat dan mental seseorang yang kreatif dan mandiri.
Orang dewasa saja belum tentu memiliki sifat entrepreneur karena berbagai alasan. Maka tak ada salahnya mendidik anak-anak sejak kecil untuk menerapkan sifat-sifat tersebut dalam hidup sehari-hari. "Sebaiknya dilatih sejak anak usia TK, karena dalam tahap ini otak mereka lebih cepat menyerap informasi dan meniru semua perbuatan orangtuanya karena rasa ingin tahunya yang besar.
Memiliki jiwa entrepreneur akan membuat anak tumbuh menjadi anak yang lebih mandiri dan tidak tergantung pada orang lain, mampu berpikir kreatif dan inovatif, serta lebih menghargai uang dan barang. Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mendidik anak agar punya jiwa entrepreneur ini, salah satunya adalah mengenalkan uang pada anak sejak dini.
"Salah jika ada yang berpikiran untuk menunggu sampai anak besar baru dikenalkan pada uang. Justru kenalkan anak nilai dan nominal uang sejak kecil, agar mereka bisa tahu bahwa untuk mendapatkan uang butuh perjuangan. Namun yang harus diperhatikan adalah cara yang digunakan haruslah sesuai dengan usia si anak."

Orangtua bisa memberi contoh kepada anak untuk menabung, atau mengajak anak berbelanja dan mengenalkannya dengan harga-harga. Menurut Tika ketika anak-anak sudah kenal uang dan perjuangan untuk mencari uang, mereka akan lebih berhati-hati ketika meminta sesuatu pada orangtuanya.
Selain itu, biasakan juga untuk mengajarkan anak menabung uang sakunya sendiri. Hal ini bertujuan untuk membiasakan anak hidup hemat. Sifat hidup hemat yang ditanamkan sejak kecil akan berdampak baik sampai ia dewasa.
Anda sebagai orangtua sebaiknya juga tidak terlalu memanjakan anak dengan selalu menuruti semua keinginannya. Didik anak untuk mandiri dan tidak terlalu sering merajuk. Boleh-boleh saja sesekali menuruti permintaannya, namun jangan terlalu mudah terbujuk rengekan atau tangisannya ketika meminta sebuah barang.
"Ajarkan ia untuk bersabar ketika meminta sesuatu, atau minta saja dia menabung uang jajannya sendiri untuk membeli mainan tersebut. Beri pengertian kepadanya bahwa untuk mendapatkan mainan butuh uang dan harus ditabung terlebih dulu. Karena menurut penelitian, anak yang mampu meredam keinginannya dan bersabar ternyata lebih pintar dari anak yang tidak biasa bersabar."
Mengajarkan anak untuk bersabar sekaligus akan melatih kemandirian dan tanggung jawabnya untuk mampu mengendalikan diri serta emosionalnya.

Cara Berpikir Entrepreneur
Berikut adalah 12 butir utama yang membentuk pola pikir seorangenterpreneur, yang memungkinkan pencapaian keberhasilannya dalam membangun kemandirian financial, dan kebebasan untuk mengisi kehidupannya dengan hal-hal yang paling membahagiakannya:


1. Bila dia tidak ambisius, dia seorang pekerja keras.
Seorang pekerja keras yang mengatakan dirinya tidak ambisius sebetulnya hanya tidak menyadari kesungguhannya untuk mencapai keadaan yang lebih baik.
2. Berorientasi pada kesempatan, bukan pada keamanan.
Baginya tidak ada yang lebih aman daripada kemampuan untuk menghasilkan kemandirian financial.
3. Tegas dalam memutuskan.
Dia tidak berlama-lama berkubang dalam rencana, sehingga dia lebih cepat memulai, lebih cepat terlibat dalam pelaksanaan, dan lebih cepat melihat hasil.
4. Sensitive terhadap kesempatan untuk menjual, untuk menghasilkan uang.
Dia melihat potensi penjualan pada apa pun, dan dia tidak memiliki sentimentalism yang dimiliki oleh banyak temannya.
5. Berorientasi pada solusi.
Dia menolak untuk menjadi bagian dari masalah, dan selalu berusaha keluar dari kesulitan. Karenanya dia mudah melihat hubungan antara kebutuhan, keinginan dan cara-cara untuk memuaskannya.
6. Persuasive.
Dia selalu terdorong untuk mempengaruhi pendapat orang lain, untuk membuat mereka menyetujuinya, dan kemudian untuk membeli darinya.
7. Berinvestasi pada hubungan.
Dia selalu mendahulukan investasi pada hubungan yang bernilai dengan orang lain. Dia memulai, memelihara, dan memperluas hubungannya dengan sebanyak mungkin orang.
8. Hormat terhadap resiko.
Dia tidak takut kepada kemungkinan untuk gagal, tetapi dia tidak juga gegabah dalam mengambil keputusan dan bertindak.
9. Memiliki teleransi yang tinggi terhadap kegagalan.
Baginya kegagalan adalah tanda bahwa dia harus memulai lagi dengan cara yang lebih terpikirkan.
10. Lebih tertarik untuk memulai usaha, daripada menjalankannya.
Dia tidak pernah bosan dalam membuktikan nilai dari sebuah ide, walaupun kecil. Tetapi dia mudah bosan dalam mengelola sebuah usaha, walaupun besar.
11. Dia merasa gelisah dalam keadaan yang stabil dan rutin.
Dan itu yang sering membuatnya keheranan dengan orientasi para karyawannya yang lebih mementingkan stabilitas dan keamanan yang mengeluh karena merasa tidak ada perubahan, tetapi menolak bila diajak berubah.
12. Mempunyai harapan yang berkelanjutan untuk kemajuan dan keberhasilan.
Dia melihat dan merencanakan masa depan yang lebih panjang daripada hidupnya sendiri. Itu sebabnya dia tampil lebih bertenaga daripada mereka yang separuh umurnya dan lebih bersemangat dalam membangun hidup yang berkualitas daripada mereka yang memang memerlukan perbaikan kualitas hidup.


Tokoh Enterpreneur warren buffet sederhana dan nasihat yang warren berikan
1. Great Mindset (cara berpikir )
Kaya adalah mindset. Warren Buffett pernah berkata “Saya selalu yakin, bahwa Saya akan kaya dan tak pernah meragukannya biar semenitpun (“I always knew I was going to be rich. I don’t think I ever doubted it for a minute.”)
Orang kaya dan orang miskin dapat dibedakan melalui mindset mereka. Mindset orang miskin adalah memikirkan tentang kekurangan. Sedangkan orang kaya selalu berpikir akan kelimpahan dan kemakmuran. Keyakinan kita-lah yang menentukan cara kita mendapatkan kekayaan, keputusan yg kita ambil dan cara kita bergerak.
2. Jangan Bermain Judi
Judi merupakan permainan orang bodoh. Buffett memegang prinsip investasi sebagai berikut
Aturan Investasi 1: Jangan kecewakan pemegang saham, hasilkan uang
Aturan ke 2: Jangan lupa aturan no 1
“Gambling Is A Fools Game“Rule No.1: Never lose money. Rule No.2: Never forget rule No.1.” - Warren Buffett


3. Bergaullah dengan orang-orang sukses (pilih orang yang bersikap lebih baik, bukan yang mempunyai uang lebih banyak )
Apabila Anda ingin sukses, bergaullah dengan orang yang lebih sukses dari Anda.
” Lebih baik ngumpul dgn orang2 yg lebih baik dr kita. Carilah orang yg kebiasaan /sifatnya lebih baik darimu dan Anda akan mengalir ke arah yg lbh baik.”
Pemikiran kita banyak dipengaruhi oleh orang yang paling sering bergaul dengan kita, suka atau tidak kita akan terpengaruh. Maka dari itu, pilihlah dengan siapa Anda bergaul. Warren Buffett berkata “It’s better to hang out with people better than you. Pick out associates whose behavior is better than yours and you’ll drift in that direction.”
4. Sukses bukan hanya Uang
Buffett pernah diwawancarai CNBC, Apa rahasia sukses Anda? Buffett menjawab “Saat seseorang mencapai usia seperti Saya, dan punya org yg mencintai dan dicintai. Orang demikian dapat dikategorikan sukses”
Sukses adalah mengerjakan sesuatu yang Anda sangat sukai dan melakukannya dengan baik, begitulah pesan Warren Buffett. Sukses bukan pada punya uang atau tidak.
Warren Buffett said “Success is really doing what you love and doing it well. It’s as simple as that. I’ve never met anyone doing that who doesn’t feel like a success. And I’ve met plenty of people who have not achieved that and whose lives are miserable.”
5. Hidup Hemat
Prinsip hidup Buffett adalah “Pengeluaran lebih kecil dari pendapatan”. Anda tdk mungkin mencapai level millionare jika pengeluaran Anda lebih besar dari pendapatan.
Buffet terkenal dgn gaya hidupnya yg sederhana. Hingga saat ini dia msh tinggal di rumah yang dibelinya pada tahun 1958.
6. Jauhi Berutang untuk Konsumsi
Buffett sangat anti utang untuk konsumsi. Buffett berutang dengan secara bijak sebagai leverage investasi yang ia lakukan.
7. Beramalah
Buffett sangat dikenal sebagai dermawan. Dia pernah menyumbangkan sekitar 75% kekayannya pada yayasan sosial milik Bill Gates. Namun, justru tahun berikutnya kekayaan Buffett bertambah dan menjadi orang terkaya menggeser posisi Bill Gates.
Buffett pernah berkata “Dari banyak milyarder yg kukenal, uang adalah cermin karakter dalam diri mereka. Jika mereka orang tolol, sebelum mendapatkan uang, mereka juga akan jadi orang tolol dengan milyaran dollar”.
“Of the billionaires I have known, money just brings out the basic traits in them. If they were jerks before they had money, they are simply jerks with a billion dollars.” - Warren Buffett
8. Kemurahan hati dan Kelimpahan berjalan seiring
Buffett berkata ” Walau Ben Graham (guru Buffet), mempunyai segalanya dalam hidup ini, dia ingin menyumbang sesuatu, dgn mengajar. Sama seperti kita diberi kemurahan oleh org lain. Kami tidak ingin berkat itu berhenti di kami. Kami ingin berkat itu berkelanjutan kepada yg lain.”
Kelimpahan yang kita dapat pasti tidak hanya hasil usaha satu orang, Anda pasti di bantu orang lain murah hati, jadi di saat ada kesempatan bayarlah kembali dgn membantu yg lainnya. “
Pesan Buffett “Anda hanya perlu melakukan beberapa hal2 yg tepat dlm hidup ini, asalkan Anda tdk melakukan terlalu banyak hal2 yg salah.”

Nah, itulah prinsip hidup Warren Buffett dalam meraih kesuksesan.
selain itu ada beberapa hal menarik lagi dari prinsip2 warren buffett:
· dia tidak pernah tahu berapa harga2 saham yg dia beli
( dia selalu mencoba untuk memonopoli perusahaan yg dibeli sahamnya)
· setiap hari dia menghabiskan waktu 8 jam untuk membaca
( makanya dia pinter )
· dia selalu berpendapat : ” wall street adalah satu2nya tempat orang2 naik Rolls Royce mendapatkan saran dari orang2 yang naik kendaraan umum (kereta)”
· dia selalu berpendapat: ” belajarlah kesalahan dari pengalaman orang lain bukan dari pengalaman diri kita sendiri” ( lebhi tepatnya, sedia payung sebelum hujan. jadi dia ga kebagian rugi )
· dia selalu berpendapat: ” analis, penasihat, pialang-orang2 bodoh yg perlu dihindari”
satu prinsip dia adalah:
“TAKUTLAH SAAT ORANG LAIN TAMAK, TAMAKLAH SAAT ORANG LAIN TAKUT”

Nasehatnya untuk Anak Muda: ( ada juga nasehat buat kita2…)
“Stay away from credit cards and invest in yourself and remember:”
1. Uang tidak menciptakan manusia. Namun manusia bisa menciptakan UANG….
2. Jalani kehidupan Anda sesederhana diri Anda sendiri. Yang penting diri Anda NYAMAN…
3. Jangan lakukan apa yang orang lain katakan.
Dengarkan saja mereka, namun lakukanlah hanya apa yang membuat Anda merasa nyaman (feel good)
4. Jangan membeli barang karena merknya. Kenakanlah pakaian yang memang membuat Anda merasa nyaman.
5. Jangan menghabiskan uang Anda untuk barang-barang yang tidak penting.
Gunakanlah uang Anda secara bijaksana untuk kebutuhan yang memang benar-benar Anda perlukan.
6. Akhirnya, ini semua adalah kehidupan Anda.
“Hidup ini hanya sekali. Mengapa Anda harus memberikan orang lain kesempatan untuk mengatur hidup Anda?. Hiduplah dengan gaya Anda sendiri, yang penting Anda senang, Anda puas, Anda nyaman, & Anda bahagia…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar