25 September 2012

SIG GEOGRAFI

Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) yang selanjutnya akan disebut SIG merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data atau informasi geografis (Aronoff, 1989).

Secara umum pengertian SIG sebagai berikut:
" Suatu komponen yang terdiri dari perangkat kerasperangkat lunakdata geografis dan sumberdaya manusia yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukan, menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, mengelola, memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisa dan menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis ".

Dalam pembahasan selanjutnya, SIG akan selalu diasosiasikan dengan sistem yang berbasis komputer, walaupun pada dasarnya SIG dapat dikerjakan secara manual, SIG yang berbasis komputer akan sangat membantu ketika data geografis merupakan data yang besar (dalam jumlah dan ukuran) dan terdiri dari banyak tema yang saling berkaitan.               
       SIG mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik tertentu di bumi, menggabungkannya, menganalisa dan akhirnya memetakan hasilnya. Data yang akan diolah pada SIG merupakan data spasial yaitu sebuah data yang berorientasi geografis dan merupakan lokasi yang memiliki sistem koordinat tertentu, sebagai dasar referensinya. Sehingga aplikasi SIG dapat menjawab beberapa pertanyaan seperti; lokasi, kondisi, trend, pola dan pemodelan. Kemampuan inilah yang membedakan SIG dari sistem informasi lainnya
       Sistem Informasi Geografis (SIG)  pada dasarnya adalah sebuah basis data (database) digital dimana acuan utamanya adalah sistem koodinat spasial (geografis), prasyarat  SIG memerlukan: 
q   Data input; berupa peta, foto udara, foto satelit, hasil survey dan sumber lainnya,
q   Sistem penyimpanan dan pemanggilan data
q   Pelaporan data; meliputi tampilan peta, laporan dan peta bagan
SIG, sebagaimana  sistem tersebut, dapat dilihat sebagai:
  • Database yang saling berkaitan dimana semua informasinya dihubungkan dengan referensi spasial (koordinat geografis). Database dapat berupa informasi mengenai desa seperti jumlah penduduk, status kesejahteraan, tingkat pendapatan dan lain sebagainya namun kesemuanya hanya dapat diakses atau disimpan melalui referensi spasial (koordinat geografis).
  • Penggabungan teknologi dimana ada teknologi yang digunakan untuk menganalisa foto udara, citra satelit atau peta bumi sedangkan teknologi lainnya digunakan untuk membuat model statistik, menggambar peta jaringan jalan dan penyebaran titik-titik potensi wilayah dan lain-lain.
  • Sebuah proses yang terdiri dari berbagai fungsi dan bukan sekedar software atau hardware.SIG digunakan untuk mengambil keputusan. Cara memasukkan data, menyimpan atapun menganilisa dalam SIG harus mencerminkan penggunaan informasi dalam pengembangan suatu wilayah


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar